Beberapa Hal Penting yang Perlu Anda Ketahui Tentang Mengurus IMB untuk Renovasi Rumah

Diposting oleh Posted byIskandar Dzulkarnain
Date : Senin, 27 November 2017
Banyak orang yang menganggap bahwa mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan) hanya diperlukan saat membangun bangunan baru. Padahal, IMB tidak hanya berperan sebagai garis awal peletakan batu pertama rumah Anda, namun juga sebagai lampu hijau untuk segala pekerjaan pembangunan konstruksi rumah, termasuk di dalamnya renovasi.


Untuk memberi sedikit pencerahan bagi Anda yang sedang berencana untuk memperbaiki atau merenovasi bangunan rumah dalam bentuk apapun, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar IMB renovasi bangunan.

Apakah IMB renovasi sepenuhnya berbeda dengan IMB bangunan baru? Apa saja yang perlu Anda persiapkan untuk mengurus IMB renovasi? Berikut ulasan singkatnya untuk Anda!

1. Ketahui jenis renovasi yang memerlukan IMB

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah jenis renovasi seperti apa yang membutuhkan dan tidak membutuhkan IMB. IMB untuk renovasi dibutuhkan pada pekerjaan yang setidaknya mengubah layout ruang. Semisal mengubah area yang tadinya digunakan sebagai kamar mandi menjadi kamar tidur, ataupun membongkar konstruksi dinding untuk memperluas ruang.

Penambahan luas bangunan, baik secara vertikal (dengan cara ditingkat) maupun secara horizontal juga termasuk kategori renovasi yang memerlukan IMB dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan pekerjaan renovasi lain yang melibatkan perubahan wujud dan bentuk bangunan, pekerjaan seperti demikian tentu memerlukan izin dari pihak yang berwenang. Di samping itu, beberapa pekerjaan minor seperti pengecatan, penggantian material pagar, penggantian rangka atap, dan sebagainya yang tidak akan begitu mempengaruhi struktur bangunan secara keseluruhan dianggap tidak perlu memiliki IMB. Begitu juga halnya dengan kegiatan pembangunan septic tank dan saluran air lainnya.

2. Alasan mengapa IMB diperlukan

IMB diperlukan untuk renovasi-renovasi yang bertujuan untuk mengubah struktur konstruksi bangunan agar sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan pemerintah. Bila sebuah bangunan dibangun sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, tentu manfaatnya juga akan dirasakan oleh masyarakat banyak. Salah satunya adalah lingkungan menjadi sehat, nyaman, dan tertib.

Untuk ketentuan ketinggial bangunan misalnya, hal tersebut dicanangkan pemerintah untuk memastikan bahwa bangunan di kanan-kiri rumah Anda bisa tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dengan begitu, IMB tidak hanya mengatur bangunan rumah Anda semata, namun juga lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda.

3. IMB biasa vs IMB renovasi

Selain tujuan, IMB biasa dengan IMB renovasi tidak memiliki perbedaan yang terlalu signifikan. Salah satu perbedaan tersebut mungkin hanya terletak pada persyaratan yang diperlukan untuk mengurusnya. Untuk IMB renovasi, asa syarat berupa fotokopi IMB sebelumnya. Selain itu, pengajuan IMB dapat dilakukan di beberapa tempat, namun untuk wilayah DKI Jakarta, segala urusan IMB bisa Anda urus di kantor kecamatan setempat.

4. Biaya yang dibutuhkan untuk mengurus IMB renovasi

Biaya kepengurusan IMB mungkin akan berbeda-beda di tiap wilayah administrasi, namun untuk mengurus IMB renovasi di wilayah Jakarta, biaya yang perlu Anda bayarkan untuk mendapatkan IMB adalah dengan menghitung luas total lantai bangunan dikalikan dengan harga satuan dan indeks terintergrasi. Biaya terintegrasi merupakan hasil perkalian dari beberapa faktor, yakni jenis renovasi, jenis bangunan, ketinggian bangunan, zonasi, dan beberapa hal lainnya. Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat merujuk pada peraturan daerah DKI Jakarta No. 3 tahun 2012.

5. Syarat mendapatkan IMB renovasi

Selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah syarat yang dibutuhkan ketika mengurus IMB renovasi. Harap siapkan seluruh persyaratan dengan lengkap agar proses pengajuan IMB renovasi Anda dapat selesai dengan cepat.

Persyaratan yang dibutuhkan antara lain adalah sertifikat tanah, ketetapan rencana kota dari dinas tata kota, formulir PIMB, fotokopi KTP, fotokopi bukti pembayaran PBB terakhir, gambar rencana bangunan, fotokopi IMB lama, gambar dan rencana struktur/konstruksi. Ketahui pula apakah kepengurusan IMB di daerah Anda memerlukan surat persetujuan dari tetangga kanan dan kiri seperti wilayah Kota Depok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© 2013 Velanco
Design by Enny Law - Powered by Blogger