Solusi Polusi Suara yang Terjadi di Sekitar Rumah

Diposting oleh Posted byIskandar Dzulkarnain
Date : Kamis, 13 Desember 2018
Bagi kamu yang hidup di perkotaan, maka sangat tak asing lagi dengan polusi. Entah itu polusi udara, hingga polusi suara. Mungkin yang paling dipermasalahkan banyak orang adalah polusi udara. Ketika udara sangat kotor, maka akan banyak orang yang protes. Namun, tidak dengan polusi suara. Banyak sekali tempat bising yang tidak memasang peredam suara ruangan, padahal ini sangat dibutuhkan.


Sedikit sekali orang yang peduli dengan polusi suara. Polusi suara ini bisa dalam bentuk kebisingan dengan skala yang wajar, hingga kebisingan yang cukup mengganggu, bahkan membuat hidup tidak tenang. Banyak artikel mengenai hal ini di website acourete.

Kamu bisa membayangkan jika kamu tinggal di rumah yang sebelahnya adalah tempat yang sering kali menyebabkan kebisingan. Misalkan gudang, industri rumahan, aula pertemuan, studio musik yang kerap kali bising. Tentu saja tidak nyaman. Tiap akan tidur, kamu akan susah memejamkan mata karena terganggu suara yang keras.

Jika keadaannya seperti itu, sangat dilema. Ditegur juga kadang terulang lagi. Yang bisa kamu lakukan adalah dengan menasehati sang tetangga tersebut untuk memasang peredam suara di tempatnya. Dengan adanya peredam suara ruangan, setidaknya suara kebisingan yang ditimbulkan tidak sampai mengganggu tetangga lainnya.

Ada beberapa jenis bahan yang bisa digunakan untuk peredam suara ruangan. Yang pertama adalah glasswool. Glasswool ini adalah salah satu peredam suara yang cukup murah dan bisa menyerap panas. Namun, ada kekurangan dari bahan peredam yang satu ini, yiatu mudah terbakar. Selain itu, glasswool ini juga dapat menyebabkan iritasi saat dipegang tangan secara langsung. Jadi saat pemasangan harus dilapisi dengan bahan lain agar tidak tersentuh langsung dengan tangan. Bahan ini juga gampang berjamur dan rontok saat umurnya sudah lama.

Bahan peredam suara selanjutnya adalah rockwool. Rockwool ini lebih baik dari glasswool. Dia bisa menyerap panas dan tidak mudah terbakar. Namun punya kekurangan yaitu bisa membuat kulit iritasi saat tersentuh langsung dan tidak bagus untuk pernapasan. Jika dipakai dalam jangka waktu yang lama, akan rontok.

Selain kedua bahan tadi, ada peredam suara yang berbentuk busa telur. Pemasangannya sangat mudah dan ringan. Kekurangannya tidak tahan api dan mudah rontok jika digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Ada lagi bahan dari cellulose fiber. Bahan menyerap panas dan jumlahnya cukup berlimpah di alam. Hanya saja kekurangannya adalah pengolahannya hingga menjadi bentuk peredam suara cukup lama.

Ya memang setiap bahan ada kelebihan dan kekurangannya. Seperti halnya salah satu bahan peredam suara yang disarankan adalah Acourete Fiber. Tingkat meredamkan suaranya tinggi, tidak mudah terbakar, tipis sehingga hemat ruang, tidak beracun dan tidak membuat kulit iritasi. Namun, kekurangannya adalah harganya yang mahal.

Setelah kamu mengetahui bahan peredam suara tadi, kamu bisa memberitahukannya pada tetanggamu untuk memilih mana yang cocok dengan budget yang dia sediakan. Jika ternyata masih tetap tidak mau memasang peredam suara, sebenarnya kamu bisa melaporkannya ke pihak ketua RT setempat. Hanya saja biasanya ini akan diabaikan.

Solusi lainnya jika memang terjadi seperti itu adalah kamu yang mengalah. Kamulah yang memasang peredam suara di rumahmu sendiri, atau minimal kamar tidurmu. Dengan memasang peredam suara ini, suara bising dari luar akan terkurangi. Dan kamu bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman.

Itulah solusi dari polusi suara jika terjadi di sekitar rumahmu. Semoga dengan cara ini, masalah kebisingan ini terselesaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© 2013 Velanco
Design by Enny Law - Powered by Blogger